Kata Kerja Larangan Dalam Bahasa Arab Disebut? Cek Penjelasannya

Kata Kerja Larangan Dalam Bahasa Arab

Kata kerja larangan dalam bahasa Arab disebut Laa Naahiyah. Untuk mempelajari seperti apa penggunaan kata di suatu kalimat utuh, penting untuk kita belajar lebih lanjut.

Larangan juga bisa disebut sebagai kata kerja negatif. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah mengucapkan atau menerima kalimat larangan seperti jangan pergi ke sana ataupun jangan main.

Di dalam bahasa Arab, ada yang namanya partikel Laa (لا ) dengan bentuk Laa Naahiyah (larangan) dan Laa Naafiyah (pengingkaran).

Contohnya sebagai berikut:

Laa tadzhab: لا تذهب = Jangan pergi! (larangan)
Laa tadzhabu: لا تذهب = Anda tidak sedang pergi. (pengingkaran)

Kata kerja larangan dalam bahasa Arab

Kata kerja larangan dan pengingkaran dalam bahasa Arab masuk dalam kitab Durusul Lughah Al-Arabiah jilid dua.

Jadi, kamu sudah tahu kan kalau kata larangan dalam bahasa Arab disebut Laa Naahiyah dan Laa Naafiyah untuk kata kerja pengingkaran.

Nah, untuk memahami lebih lanjut, silakan baca penjelasan berikut:

1. Kata larangan

Kata kerja larangan yang pertama adalah Fiil Mudhari yang digunakan untuk orang kedua tunggal (pria).

Contohnya sebagai berikut:

Jangan duduk di sana = Laa tajlis hunaaka = لا تجلس هناك 
Jangan menulis di bangku = Laa taktubu fii maq’adun = لا تكتب في مَقْعَدٌ

2. Kata hampir

Selain kata larangan, dalam bahasa Arab juga ada kata hampir dengan pola كاد/يكاد diikuti Isim (kata benda) diikuti Fi’il Mudhari (kata kerja)

Contoh:

Anak itu hampir tertawa: كاد الوالد يضحك = Kaada alwaladu yadh-haku
Guru itu hampir keluar: كاد المدرس يخرج = Kaada almudarrisu yakhruju

3. Kata yang diawali dengan dua hamzah/alif

Fi’il untuk mengambil adalah akhadza (أخذ), sementara untuk kata ganti saya berarti a-akhadza   dengan dua أ. Sehingga, perpaduannya tinggal satu أ  dengan tanda panjang.

Dikutip dari belajarbahasaarabdasar.blogspot.com, Laa (لا) untuk pengingkaran adalah untuk kata kerja mudhari, sedangkan untuk Fiil Madhi menggunakan maa (ما).

Maa digunakan untuk kata kerja mudhari, contohnya maa aqra-u hadzihil majallah al aan yang artinya saya tidak membaca majalah ini sekarang.

Apabila kalian menggunakan Maa pada kondisi seperti itu, berarti penggunaannya di saat sekarang atau sedang berlangsung. 

Referensi: https://belajarbahasaarabdasar.blogspot.com