6 Aplikasi Berteman dengan Bule, Cara Seru dan Praktis Belajar Bahasa Asing!

Aplikasi Berteman dengan Bule

Mempunyai teman orang asing atau bule bukan hanya menyenangkan tetapi juga membutuhkan nyali, dan kemampuan berbahasa asing. Aplikasi berteman dengan orang asing dapat menjadi media yang efektif untuk melatih kemampuan berbahasa.

Tidak jarang orang asing juga ingin belajar bahasa yang lain maka pertukaran bahasa terjadi dengan cara yang tidak membosankan.

Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk mendapat teman baru dari seluruh dunia sekaligus belajar bahasanya. Beberapa konsep dengan cara unik dan tidak biasa membuat pertemanan menjadi lebih seru.

Selain itu, fitur-fitur yang ada dalam aplikasi tersebut dapat membuat acara perkenalan semakin mantap, seperti aplikasi berikut ini:

Daftar Aplikasi Berteman dengan Bule

1. Anygram

Konsep yang diusung oleh aplikasi ini lebih mirip media sosial di mana penggunanya dapat membagikan aktivitas di timeline, sehingga orang di seluruh dunia dapat melihatnya.

Hal lainnya yang menarik dari aplikasi ini adalah interaksi langsung dengan penutur asli dari bahasa yang diminati. Adanya terjemahan untuk memahami bahasa asing adalah fitur yang ditawarkan aplikasi ini.

2. Bottled

Ini adalah aplikasi berteman dengan orang asing yang unik. Jika selama ini mengenal percakapan lewat teks yang dapat langsung dibaca dan dibalas dalam waktu yang tidak lama, kecuali lawan bicara tidak berkenan menjawab.

Maka, aplikasi ini menggunakan konsep surat yang dimasukkan ke dalam botol, seperti yang sering dibaca dalam cerita romantis dulu.

Tulis sebuah surat, masukkan dalam botol dan hanyutkan di laut. Botol akan diterima oleh pengguna lain, apabila penemunya tertarik membuka pembicaraan, dia dapat menyimpannya dan memulai percakapan.

Jika tidak tertarik, botol akan dihanyutkan kembali supaya ditemukan pengguna yang lain. Pengguna aplikasi ini dapat mengetahui asal botol yang ditemukan, usia pemilik botol dan topik yang diminati.

3.Slowly

Sebelum adanya internet, berkirim surat dilakukan dengan menggunakan pos yang pastinya harus menggunakan perangko dan surat akan diterima dalam beberapa hari. Konsep inilah yang digunakan oleh Slowly.

Terlihat dari namanya, aplikasi ini bukan cara yang cepat untuk berkirim kabar pada zaman sekarang yang semua serba cepat. Namun, ini akan membuat percakapan menjadi lebih berarti.

Pengguna aplikasi ini membuat avatar sebagai identitas profil, menuliskan topik yang disukai. Hal ini membantu dalam mencari teman yang sesuai dengan kegemaran dan topik meski berasal dari negara lain.

4. Tandem Language Exchange

Aplikasi berteman dengan orang asing ini pilihan tepat untuk yang ingin belajar bahasa asing langsung dari native speaker-nya karena pertukaran bahasa antar pengguna menjadi tujuannya. Fitur yang disediakan aplikasi ini terbilang lengkap.

Pasalnya, sesama penggunanya dapat bertukar pesan teks (chat), berkirim foto, menelepon dan video call. Bukan hanya teman bule yang didapat tetapi kemampuan berbahasa asing juga meningkat.

Menambah kosakata, belajar grammar, menyempurnakan pelafalan kata menjadi lebih mudah dan asyik.

5. Daily Postcard

Untuk yang belum pernah merasakan bagaimana berkirim kartu pos, coba gunakan aplikasi ini. Memperkenalkan diri adalah langkah awal kegiatan berkirim kartu pos online untuk orang yang ada di seluruh dunia.

Kirimkan kartu pos berupa gambar dan tulisan yang akan diambil oleh Post Bird yang ada di aplikasi. Kartu pos yang diterima dapat disimpan, jika bahasa yang tertera tidak dikuasai gunakan fitur penerjemah.

6. OmeTV

Siapa yang tidak tahu OmeTV? Platform video chatting ini sangat digemari di seluruh dunia. Khusus di Indonesia, OmeTV mulai populer sejak Fiki Naki membuat konten ngobrol dengan bule di channel Youtube-nya.

Sampai hari ini, OmeTV masih jadi salah satu aplikasi berteman dengan bule terbaik yang wajib dicoba. Namun, Anda membutuhkan VPN agar bisa terhubung ke jaringan global.

Komunikasi dengan teman yang didapat dari aplikasi berteman dengan orang asing mungkin terasa kaku pada awalnya, tetapi jika sering dilakukan akan menjadi terbiasa. Kalian hanya perlu konsisten dan percaya diri.